Sudah bisa diduga bahwa beberapa kesalahan akan terjadi dalam pemasaran email, tetapi beberapa di antaranya harus dihindari dengan cara apa pun.
Kami menyebutnya 'dosa', yang berarti pelanggaran yang disengaja dan bebas dari aturan pemasaran email.
Dosa, secara umum, terdiri dari pelanggaran aturan yang dilakukan secara bebas dan disengaja, dalam hal ini, aturan pemasaran email.
Oleh karena itu, beberapa kesalahan dalam bidang ini, karena pentingnya dan konsekuensinya, harus dianggap sebagai dosa dan dihindari dengan cara apa pun.
Baca dengan saksama dan pastikan Anda menghindari kesalahan-kesalahan utama dalam pemasaran email berikut ini!
1. Kesalahan personalisasi
Waspadalah terhadap personalisasi dasar Anda yang salah konfigurasi dan mengirim pesan yang menampilkan "Dear (Nama)" atau kekeliruan serupa.
Biasanya, kesalahan mendasar seperti ini bisa cukup untuk menghilangkan kredibilitas, kepercayaan, dan keterlibatan pelanggan Anda yang telah menghabiskan banyak waktu dan upaya untuk membangunnya.
Jadi, selalu lakukan pengujian sebelum mengirim pesan Anda. Uji dengan sekelompok kecil kolega atau agensi, tetapi selalu secara internal, untuk mendeteksi kesalahan tersebut dan memperbaikinya.
2. Jatuh ke dalam konsep I-Self
Berbicara hanya tentang perusahaan Anda, produk, dan seberapa bagusnya produk tersebut di pasar tidak akan berkontribusi pada keterlibatan audiens Anda, apalagi menambah nilai pada pesan Anda.
Ada banyak perusahaan yang melakukan dosa ini... berhati-hatilah.
Untuk menghindari hal ini, cobalah, misalnya, menceritakan sebuah cerita, sehingga kampanye Anda bisa sangat kuat (dan menghibur); sebuah cerita yang memberikan nilai, yang dengan jelas menjelaskan apa yang ada di dalamnya untuk pelanggan email Anda, mengapa mereka harus membacanya hari ini (dan bukan besok) dan mengapa mereka harus melakukan tindakan tertentu.
Cerita ini harus berfokus pada manfaat yang didapat dari apa yang ditawarkan perusahaan Anda, bukan pada apa yang ditawarkan perusahaan Anda secara spesifik.
Contoh: jika Anda menjual perangkat TV, laporkan konten program dan berikan ide tentang cara terbaik untuk menikmatinya; jika Anda menjual tongkat golf, rujuk ke berbagai jenis lapangan, tingkat kesulitan, dan sejenisnya.
3. Jual, jual, dan jual
Sebagian besar pesan yang kami lihat masuk ke dalam kategori email promosi karena tujuan utamanya adalah untuk menjual. Meskipun itu adalah tujuan yang valid, bentuk dan substansinya kurang memiliki diferensiasi.
Pesan Anda dapat dan harus memiliki tema dan tujuan yang berbeda. Bantu penerima surat Anda untuk memecahkan masalah; edukasi mereka.
Menjual dengan cara mengedukasi. Tawarkan berbagai manfaat kepada audiens Anda untuk membeli produk Anda, tanpa secara eksplisit mengatakan "beli produk".
4. Gambar adalah segalanya
Sebuah pesan di mana gambar mendominasi teks, dengan keyakinan bahwa dengan membuat dampak visual akan menarik lebih banyak perhatian, dapat memiliki efek sebaliknya: tidak ada yang terlihat.
Karena berbagai alasan, orang sering mengonfigurasi pembaca email mereka (Yahoo, Gmail atau Outlook) dengan pemfilteran gambar.
Hal ini membuat gambar tidak terlihat dan, jika tidak ada teks yang menyertainya, pesan menjadi selembar kertas kosong yang biasanya terhapus.
Teks harus memainkan peran utama; teks harus didahulukan daripada gambar, dengan rasio 60/40. Lebih jauh lagi, gambar harus melengkapi dan mendukung teks, bukan sebaliknya.
5. Selalu kirim di hari yang sama dan pada waktu yang sama
Menjadwalkan semua email Anda untuk hari dan waktu yang sama, atau mengikuti saran 'ahli' seperti "jangan mengirim Senin pagi atau Jumat sore", tidak memperhatikan betapa beragamnya audiens Anda.
Menentukan waktu terbaik untuk mengirim pesan Anda haruslah berdasarkan pengalaman Anda sendiri.
Cobalah jadwal yang berbeda dan jadilah orisinil; hancurkan cetakan dan evaluasi hasil Anda.
Mengapa tidak mengirim pada hari Jumat sore atau akhir pekan? Bagaimana perilaku audiens Anda? Anda tidak akan kehilangan apa pun dengan menguji dengan segmen basis Anda dan meninjau metrik yang dihasilkannya.
Apakah Anda akan menambahkan dosa lain ke dalam daftar?



