Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa kampanye pemasaran email yang dipersonalisasi menerima 29 % tingkat keterbukaan yang lebih tinggi dan 41 % tingkat klik-tayang yang lebih tinggi daripada kampanye normal.
Tidak perlu diragukan lagi, jika Anda belum menerapkan personalisasi ke dalam strategi pemasaran Anda, Anda akan rugi. Inilah alasannya.
Apa yang dimaksud dengan pemasaran yang dipersonalisasi?
Yang kami maksud dengan pemasaran yang dipersonalisasi adalah lebih dari sekadar menyertakan nama pelanggan Anda dalam pesan yang Anda kirimkan kepada mereka.
Ini adalah strategi yang dapat Anda integrasikan ke dalam berbagai saluran interaksi Anda, seperti pemasaran email, media sosial, dan blog, untuk menghasilkan hasil yang lebih baik.
Pemasaran yang dipersonalisasi melibatkan pengumpulan data yang terkait dengan pelanggan Anda dan menciptakan pengalaman pemasaran, dengan konten yang berbeda, yang ditargetkan untuk jenis pelanggan tertentu.
Percayalah: Data adalah teman Anda
Strategi pemasaran yang dipersonalisasi dimulai dengan data pengguna. Keberhasilan kampanye Anda akan bergantung pada seberapa baik Anda mengumpulkan dan mengukur data. Entah itu segmen milis atau survei, Anda bisa mengumpulkan data yang berbeda untuk mempelajari lebih lanjut tentang pengguna Anda. Ini adalah satu-satunya cara untuk memberikan pengalaman yang lebih personal melalui kampanye pemasaran Anda.
Setelah Anda memiliki data yang cukup dan mulai membuat sketsa pelanggan yang khas, Anda bisa mulai menyesuaikan kampanye pemasaran Anda.
Berikut ini adalah 4 alasan yang pasti akan meyakinkan Anda tentang kekuatan personalisasi.
1. Menargetkan audiens tertentu secara efektif
Manfaat utama dari pemasaran yang dipersonalisasi adalah kemampuan untuk menjangkau audiens tertentu. Dengan mengumpulkan data pengguna dari segmen daftar, survei, atau studi, Anda dapat membuat kampanye pemasaran email yang lebih efektif yang menargetkan audiens tertentu berdasarkan minat atau kebiasaan membeli mereka.
Misalnya, jika audiens Anda menyukai film, Anda bisa menggunakan referensi budaya film populer dalam kampanye, postingan blog, atau bahkan dalam formulir berlangganan email Anda untuk memberikan pengalaman yang lebih personal dan meningkatkan konversi.
2. Membuat konten yang lebih baik
Personalisasi juga membantu Anda menonjol dari yang lain dengan membuat konten unik yang menarik perhatian dan melekat dalam ingatan pelanggan Anda.
3. Membangun hubungan yang lebih dalam dengan pelanggan
Manfaat lain dari personalisasi adalah Anda membangun hubungan yang lebih kuat dan lebih pribadi dengan pelanggan Anda. Hal ini menunjukkan betapa Anda peduli dengan mereka dengan menunjukkan rasa terima kasih, mengirimi mereka pesan pada hari ulang tahun mereka atau pesan terima kasih setiap tahun baru sejak mereka bergabung dengan daftar pelanggan Anda.
Anda bahkan bisa melangkah lebih jauh dengan memasukkan personalisasi ke dalam seluruh situs web dan halaman landas Anda. Hal ini tidak hanya akan membantu Anda mendapatkan lebih banyak penjualan dan konversi, tetapi juga akan membuat pelanggan merasa betah saat mereka menjelajahi situs web Anda.
4. Memberikan wajah pada bisnis
Untuk memberikan pengalaman yang benar-benar pribadi melalui pemasaran Anda, Anda juga harus memberikan identitas tertentu pada perusahaan Anda. Hal ini termasuk menunjukkan sisi manusiawi dari bisnis Anda.
Sertakan alamat balasan dalam pesan otomatis Anda sehingga pelanggan dapat mengajukan pertanyaan dan memberikan komentar. Tunjukkan siapa yang berada di balik pesan perusahaan Anda dengan menyertakan wajah dan nama karyawan Anda. Biarkan pelanggan Anda tahu bahwa ada orang di balik setiap komunikasi, bukan robot.
Menunjukkan kepada pelanggan sisi manusiawi dari perusahaan Anda, melalui sentuhan pribadi seperti nama depan pada surat Anda, dapat meningkatkan keterlibatan pelanggan.




