Mengapa tidak ada orang yang mengeklik pesan yang Anda kirimkan melalui email?

Pemasar tidak hanya ditantang untuk membuat pelanggan membuka dan membaca pesan mereka. Mereka membutuhkan pelanggan untuk berinteraksi dengan merek mereka.
kampanye pertama

Pemasar tidak hanya ditantang untuk membuat pelanggan membuka dan membaca pesan mereka. Mereka membutuhkan pelanggan untuk berinteraksi dengan merek mereka.

Inilah sebabnya mengapa rasio klik-tayang dari email Anda sangat penting, karena ini mencerminkan seberapa baik Anda dapat melibatkan pelanggan Anda.

Rasio klik-tayang bisa sangat rendah. Namun jangan berkecil hati, ada banyak alasan mengapa pembaca tidak mengklik tautan dalam pesan Anda:

  • Konten tidak relevan.
  • Salinannya tidak bersifat pribadi.
  • CTA (ajakan untuk bertindak) sulit ditemukan atau terlalu banyak.
  • Tawaran ini tidak menarik bagi penerima pesan.

Untuk pemahaman yang lebih baik mengenai subjek ini, tampaknya tepat untuk mencermati konsep ini secara lebih dekat dan memperjelas perbedaannya dengan tingkat pembukaan.

Apa yang dimaksud dengan rasio klik-tayang?

Rasio klik-tayang dari sebuah pesan dihitung berdasarkan jumlah pengguna yang dikirimi pesan dengan tautan ajakan bertindak dan mengukur berapa banyak dari mereka yang benar-benar mengeklik tautan tersebut.

Anda juga dapat mengukur rasio klik-tayang (CTOR), yang merupakan rasio, yang menyatakan berapa persen dari jumlah total orang yang membuka pesan Anda yang kemudian mengklik ajakan bertindak. Oleh karena itu, rasio terbuka akan lebih tinggi daripada rasio klik-tayang karena orang-orang yang membuka pesan Anda mengambil langkah pertama dan, dari mereka, beberapa akan mengambil langkah kedua: mengklik tautan.

Sederhananya, open rate hanya menunjukkan jumlah orang yang membuka pesan Anda.

Artinya, open rate biasanya dianggap sebagai evaluasi terhadap subjek pesan, personalisasi, pembersihan data, dan popularitas merek Anda. Sebaliknya, rasio klik-tayang menunjukkan apakah pembaca menganggap konten dan penawaran Anda bermanfaat dan relevan.

Sementara open rate mengukur berapa banyak orang yang menganggap pesan Anda layak untuk diperhatikan, click-through rate menunjukkan bahwa pesan Anda telah berhasil membuat orang melakukan suatu tindakan.

Berapa rasio klik-tayang yang baik?

Menurut penelitian dari berbagai sumber, rasio klik-tayang pada pesan promosi yang ditargetkan atau massal rata-rata 2,5%. Beberapa industri, seperti hobi, media, dan pemerintah, memiliki rasio klik-tayang setinggi 4,5%.

Oleh karena itu, penting untuk membandingkan kinerja Anda sendiri, daripada kinerja orang lain di bidang Anda.

Mengingat konsumen menerima banyak pesan dan iklan dari lusinan media lain di kotak masuk mereka setiap hari, mendapatkan perhatian mereka adalah hal yang paling penting.

Cara meningkatkan rasio klik-tayang Anda

Jika pelanggan Anda tidak membuka pesan Anda, itu karena mereka tidak peduli dengan pesan tersebut. Sesederhana dan semudah itu.

Ini berarti mereka tidak menyukai penawaran yang Anda kirimkan, tidak menemukan konten yang relevan, menemukan pesan yang tidak personal, atau menemukan sesuatu yang mereka anggap sebagai spam.

Jadi, bagaimana cara membalikkan skenario yang tidak menguntungkan ini?

a) Segmentasi

Kelola basis data pelanggan Anda dengan baik untuk mengelompokkan kontak dengan atribut yang serupa. Dengan melakukan segmentasi pada basis kontak Anda, Anda dapat mengirimkan konten yang sesuai kepada kelompok-kelompok kecil yang secara agregat akan menarik bagi mereka.

b) Mempersonalisasi konten

Tidak ada orang yang tertarik dengan penawaran yang tidak relevan, bahkan dari merek favorit mereka. Di era pemasaran berbasis orang, pelanggan mengharapkan konten yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan mereka. Itulah mengapa sangat penting untuk memanfaatkan data Anda dan melengkapinya dengan data demografis pihak ketiga untuk lebih memahami pelanggan dan mengirimkan konten dan rekomendasi yang dipersonalisasi kepada mereka.

c) Meningkatkan ajakan untuk bertindak

Pastikan ajakan bertindak (CTA) Anda jelas, sehingga pelanggan Anda tahu persis apa yang diminta untuk mereka lakukan. Atau, pertimbangkan untuk menambahkan lebih banyak tautan untuk memberikan lebih banyak kesempatan kepada pelanggan untuk mengklik.

d) Membuang konten yang tidak relevan

Pastikan isi pesan Anda hanya mencakup hal-hal yang penting, terapkan kreativitas pada teks dan gambarnya, dan hilangkan semua hal yang tidak perlu. Pastikan pesan Anda memiliki tujuan yang jelas dan semua elemen mengarahkan pelanggan untuk mengklik CTA.

e) Memenangkan kembali pelanggan

Pengikut Anda akan berkurang dan daftar Anda akan terkikis. Pada titik inilah Anda harus beralih ke kampanye bounce-back. Memotivasi pelanggan untuk kembali (dan mengklik pesan Anda) dengan penawaran yang menarik.

f) Belajar dari pengalaman masa lalu

Setiap pesan yang Anda kirimkan adalah kesempatan untuk belajar, bukan hanya untuk berkomunikasi dan mencapai konversi. Tinjau metrik dan buat kesimpulan, tentukan apa yang berhasil dan apa yang tidak, dengan siapa dan kapan. Pengalaman tersebut merupakan pembelajaran yang akan meningkatkan rasio klik-tayang Anda.

g) Pengujian, pengujian, pengujian, dan... pengujian

Mengirim pesan, menyilangkan jari dan berdoa adalah sesuatu yang sudah berlalu. Mengapa melakukan hal tersebut jika Anda bisa mengirimkan dua versi pesan Anda ke dua segmen kecil dari total basis Anda dan mengevaluasi mana yang memiliki hasil yang lebih baik untuk dikirim ke seluruh basis.

Rasio klik-tayang yang rendah bisa membuat frustrasi. Untungnya, dengan menggunakan teknik yang tepat dan data yang tepat, hal ini dapat dibalik.

Bagikan:

Artikel lainnya

Kirimkan pesan kepada kami

Eksplorasi konten lain dari MasterBase®

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca