10 taktik untuk meningkatkan relevansi kampanye pemasaran email Anda

Pemasaran email tetap menjadi salah satu strategi paling efektif untuk terhubung dengan audiens Anda dan menghasilkan konversi.
Email relevansi

Namun, kunci kesuksesan bukanlah jumlah email yang Anda kirim, tetapi relevansinya. Mengirimkan pesan yang tepat, kepada orang yang tepat, pada waktu yang tepat sangat penting untuk kesuksesan.

Di bawah ini, kami menjelaskan 10 taktik utama untuk meningkatkan relevansi kampanye pemasaran email Anda dan meningkatkan keterlibatan dengan audiens Anda.

1. Segmentasikan basis data Anda untuk mempersonalisasi email Anda

Tidak semua pelanggan Anda memiliki minat atau kebutuhan yang sama. Segmentasi memungkinkan Anda untuk mengelompokkan audiens Anda sesuai dengan kriteria seperti lokasi, riwayat pembelian, atau tingkat interaksi.

📌 Contoh: Sebuah peritel teknologi online mengelompokkan daftarnya ke dalam pengguna iPhone dan Android. Kemudian mengirimkan penawaran yang dipersonalisasi ke setiap grup, yang meningkatkan rasio klik-tayang sebesar 20%.

Rekomendasi: Gunakan tag dan daftar dinamis untuk terus memperbarui penargetan Anda dalam waktu nyata.

2. Optimalkan baris subjek untuk meningkatkan tingkat keterbukaan

Baris subjek email adalah hal pertama yang akan dilihat oleh audiens Anda, jadi harus jelas, menarik, dan memancing rasa ingin tahu.

📌 Contoh: Sebuah eCommerce menguji dua masalah untuk sebuah promosi:
🔴 "Penawaran eksklusif untuk Anda!" → Pembukaan 12%
🟢 "50% untuk pesanan Anda berikutnya, hanya berlaku hari ini" → pembukaan 25%

Rekomendasi: Lakukan pengujian A/B untuk mengidentifikasi jenis topik yang paling memotivasi interaksi di antara audiens Anda.

3. Gunakan nama penerima untuk mempersonalisasi pesan.

Pesan dengan personalisasi pada salam atau konten memiliki tingkat keterbukaan hingga 26% utama daripada surat biasa.

📌 Contoh: Sebuah restoran mengirim email dengan kalimat "John, kami punya kejutan untuk Anda" dan meningkatkan tingkat konversi mereka sebesar 30% dibandingkan dengan "Kami punya kejutan untuk Anda".

Rekomendasi: Personalisasi tidak hanya dengan nama penerima, tetapi juga dengan produk yang direkomendasikan berdasarkan riwayat pembelian mereka.

4. Tentukan frekuensi pengiriman yang sesuai

Mengirim terlalu banyak pesan dapat membuat pengguna jenuh dan menyebabkan mereka berhenti berlangganan, sementara mengirim terlalu sedikit pesan dapat menyebabkan mereka melupakan Anda.

📌 Contoh: Salah satu marketplace mengurangi frekuensi pengiriman email dari 5 menjadi 3 email per minggu dan mengalami penurunan jumlah email yang dikirim dari 5 menjadi 3 email per minggu. 40% berhenti berlanggananTingkat konversi tetap stabil.

Rekomendasi: Sesuaikan frekuensi sesuai dengan interaksi setiap pengguna. Gunakan otomatisasi untuk mendeteksi siapa yang membutuhkan lebih banyak atau lebih sedikit pesan.

5. Buat konten yang relevan dan bernilai bagi audiens Anda

Email Anda harus memberikan lebih dari sekadar promosi. Bagikan konten yang bermanfaat seperti panduan, kiat, atau berita yang relevan dengan audiens Anda.

📌 Contoh: Sebuah perusahaan ritel ramah lingkungan mengirimkan email berisi "5 tips untuk mengurangi penggunaan plastik di rumah" dan melihat adanya peningkatan penggunaan plastik di rumah. 35% dalam rasio klik-tayang dibandingkan dengan email promosi.

Rekomendasi: Bergantian antara konten edukasi dan promosi agar pelanggan Anda tetap tertarik.

6. Optimalkan desain dan struktur email

Email yang dirancang dengan baik akan meningkatkan pengalaman pengguna dan meningkatkan kemungkinan konversi.

📌 Contoh: Sebuah perusahaan eCommerce industri fesyen mendesain ulang emailnya dengan tombol checkout yang lebih besar dan berjarak lebih lebar, sehingga meningkatkan tingkat konversinya sebesar 18%.

Rekomendasi: Gunakan desain responsif yang dapat beradaptasi dengan baik pada perangkat seluler dan pastikan bahwa CTA-nya jelas dan terlihat.

7. Sertakan ajakan bertindak (CTA) yang jelas dan menarik.

CTA harus spesifik dan persuasif untuk memandu pengguna ke arah tindakan yang Anda inginkan.

📌 Contoh: Perangkat lunak manajemen menguji dua CTA:
🔴 "Informasi lebih lanjut" → Konversi 5%
🟢 "Mulai uji coba gratis Anda sekarang" → tingkat konversi 15%

Rekomendasi: Gunakan kata kerja aksi dan ciptakan rasa urgensi dengan frasa seperti "Kesempatan terakhir" atau "Penawaran berlaku selama 24 jam".

8. Cobalah waktu pengiriman yang berbeda

Waktu komunikasi Anda memengaruhi tingkat keterbukaan dan konversi.

📌 Contoh: Sebuah layanan berlangganan menganalisis datanya dan menemukan bahwa email yang dikirim pada hari Selasa pukul 10 pagi memiliki tingkat keterbukaan yang lebih tinggi daripada email yang dikirim pada pukul 10 pagi pada hari Selasa. 30% lebih tinggi dibandingkan dengan yang dikirim pada hari Jumat sore.

Rekomendasi: Bereksperimenlah dengan hari dan waktu yang berbeda untuk menemukan waktu terbaik bagi audiens Anda.

9. Mengaktifkan kembali pelanggan yang tidak aktif dengan kampanye yang ditargetkan.

Tidak semua pelanggan berinteraksi dengan email Anda. Penting untuk mendeteksi pelanggan yang tidak aktif dan mengirimi mereka kampanye pengaktifan kembali.

📌 Contoh: Sebuah peritel pakaian mengirimkan email dengan baris subjek "Kami merindukan Anda, ini adalah 10% off" kepada pelanggan yang tidak aktif dan berhasil mengaktifkan kembali 12% di antaranya.

Rekomendasi: Menerapkan otomatisasi untuk mendeteksi pengguna yang tidak aktif dan mengirimkan insentif kepada mereka agar kembali aktif.

10. Terus-menerus mengukur, menganalisis, dan mengoptimalkan

Pemasaran email memungkinkan Anda untuk mengukur hasil secara real time, yang membantu Anda untuk terus meningkatkan kampanye Anda.

📌 Contoh: Sebuah perusahaan SaaS meninjau metriknya dan menemukan bahwa email dengan GIF animasi memiliki 25% lebih banyak klikMereka menerapkannya dalam semua kampanye mereka.

Rekomendasi: Gunakan platform seperti MasterBase® untuk menganalisis tingkat keterbukaan, klik, dan konversi, serta mengoptimalkan setiap kampanye.

Kesimpulan: Relevansi adalah kunci dalam pemasaran email

Dengan menerapkan taktik ini, Anda dapat meningkatkan efektivitas kampanye Anda, meningkatkan keterlibatan dengan audiens, dan mengoptimalkan tingkat konversi.

Untuk hasil terbaik, kami sarankan untuk menggunakan MasterBase®platform pemasaran email terkemuka dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Dengan alat bantu segmentasi, otomatisasi, dan analitik yang canggih, Anda bisa meningkatkan kampanye Anda ke level berikutnya dan meningkatkan ROI.

ebook: Relevansi: Penting untuk kesuksesan pemasaran email

Bagikan:

Artikel lainnya

Kirimkan pesan kepada kami

Eksplorasi konten lain dari MasterBase®

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca