Contoh solusi Sumber Daya Manusia
Fokuslah pada orang-orang yang bekerja dengan Anda, bukan pada peran mereka.
Contoh solusi Sumber Daya Manusia
Fokuslah pada orang-orang yang bekerja dengan Anda, bukan pada peran mereka.
Membebaskan waktu untuk pekerjaan yang berlebihan dan mengarahkannya untuk pertumbuhan tim
Dalam administrasi sumber daya manusia yang selalu kompleks dalam sebuah organisasi, salah satu aspek yang paling sensitif adalah koordinasi cuti staf.
Sistem ini memiliki beberapa variabel, seperti jumlah hari yang tersedia untuk setiap karyawan, tanggal keberangkatan dan kembalinya mereka yang dibebastugaskan dalam fungsi yang sama, selain proses administrasi terkait permintaan, persetujuan, modifikasi yang terjadi, dan penghitungan akhir hari yang diambil.
Berlawanan dengan apa yang mungkin diyakini, dan karena berbagai alasan, sangat umum terjadi bahwa hari libur tidak diperhitungkan dalam sistem manajemen perusahaan. Hal ini menjadi semakin rumit ketika, sesuai dengan peraturan, cuti yang masih harus diambil oleh pekerja harus dibayarkan dalam bentuk uang tunai.

CONTOH
Sebuah perusahaan multinasional dengan 110 karyawan menyadari adanya kekurangan serius dalam sistem kontrol cuti, terutama disebabkan oleh prosedur otorisasi birokrasi.
Prosesnya sudah tidak asing lagi: karyawan meminta cuti dalam jumlah tertentu kepada atasannya, yang akan menerima atau menolaknya, tergantung pada sisa cuti tim, dan mengirimkan pemberitahuan kepada bagian SDM.
Tetapi pemberitahuan ini, yang berasal dari berbagai cabang di berbagai negara, tidak selalu sampai ke tempat tujuan atau tidak dicatat dengan benar. Sebagai hasilnya, mereka memutuskan untuk mengotomatiskan proses tersebut.

TANTANGAN
Memastikan bahwa administrasi cuti karyawan dilakukan berdasarkan informasi terkini dan dalam tenggat waktu yang sangat ketat.

SOLUSI
Perusahaan mengunggah ke MasterBase® semua informasi staf, tanggal perekrutan, senioritas, jabatan, area, posisi, dan total cuti yang tersedia per tahun.
Dia kemudian menetapkan aturan tertentu, seperti mencegah tumpang tindihnya tanggal liburan dengan rekan kerja atau atasannya dan menetapkan periode permintaan yang tinggi, sedang, dan rendah.
Langkah selanjutnya adalah menyiapkan proses persetujuan otomatis. Karyawan meminta cuti dengan mengisi formulir di akun MasterBase® yang dibuat untuk tujuan tersebut, yang memicu pesan untuk dikirim ke manajer mereka.
Setelah permintaan disetujui, proses tersebut akan mengirimkan notifikasi ke HR; jika perlu, HR melakukan penyesuaian sesuai dengan aturan yang ditetapkan dan akhirnya mengubah database, mengurangi hari cuti yang diotorisasi dan memperbarui saldo yang tersedia.